CP8 e-commerce Universitas Dhyana Pura
PERILAKU KONSUMEN
Perilaku konsumen
merupakan suatu proses yang berkaitan erat dengan proses pembelian, pada saat
itu konsumen melakukan aktifitas-aktifitas seperti melakukan pencarian,
penelitian, dan pengevaluasian produk. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang
mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Yang termasuk ke dalam
perilaku konsumen selain mengenai kualitas produk, juga meliputi harga produk
atau jasa tersebut. Jika harga suatu produk tidak terlalu tinggi, maka konsumen
tidak akan terlalu lama membutuhkan waktu untuk memikirkan dan melakukan
aktifitas perilaku konsumen. Namun jika harga suatu barang atau jasa tersebut
bisa dibilang tinggi, atau mahal, maka konsumen tersebut akan memberikan effort
lebih terhadap barang tersebut. Pembeli tersebut akan semakin lama
melakukan perilaku konsumen, seperti melihat, menanyakan, mengevaluasi, dan
mempertimbangkan.
RISET PASAR
Riset pemasaran
merupakan suatu kegiatan yang sistematik dan mempunyai tujuan dalam hal
pengindentifikasian masalah, peluang, pengumpulan data, pengolahan dan
penganalisisan data, penyebaran informasi yang bermanfaat untuk membantu
manajemen dalam rangka pengambilan keputusan identifikasi dan solusi yang
efektif-efisien di bidang pemasaran perusahaan (Sunarta, 2007).
The American Marketing
Association (AMA) atau Asosiasi Pemasaran Arnerika secara formal mendefinisikan
riset pemasaran sebagai fungsi yang menghubungkan konsumen, pelanggan, dan
masyarakat dengan pemasar. Riset pasar menghubungkan ketiganya melalui
informasi - informasi yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan
peluang dan masalah pemasaran.
Informasi tersebut
juga digunakan untuk membuat, memperbaiki dan mengevaluasi tindakan pemasaran,
memantau kinerja pemasaran, serta memperbaiki pengertian mengenai pemasaran
sebagai sebuah proses.
Definisi riset
pemasaran menurut Malhotra adalah identifikasi, pengumpulan, analisis,
diseminasi, serta penggunaan informasi secara sistematik dan objektif.
Informasi tersebut digunakan untuk membantu manajernen membuat keputusan yang
berhubungan dengan identifikasi dan penyelesaian masalah dalam bidang pemasaran
(Malhotra, 2005).
Riset pemasaran
dilakukan secara objektif dan tidak memihak serta berusaha untuk menyediakan
informasi akurat yang mencerminkan keadaan kejadian yang sebenarnya. Informasi
yang akurat dan objektivitas hasil riset akan sangat membantu manajemen dalam
membuat keputusan yang dinilai terbaik. Perencanaan sistematis diperlukan pada
seluruh tahap proses riset pemasaran mengingat bahwa riset pemasaran merupakan
suatu rangkaian kegiatan yang sistematik.
CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT
Customer Relationship Management disingkat CRM adalah strategi
bisnis untuk mengoptimalkan profitabilitas perusahaan dengan mempertahankan dan
meningkatkan jumlah pelanggan. Fokus utama strategi ini adalah pada
pengembangan kepuasan pelanggan, diantaranya dengan cara memahami pelanggan,
mempertahankan pelanggan melalui pengalaman pelanggan, menarik pelanggan baru,
memenangkan kontrak, meningkatkan keuntungan, mengurangi biaya manajemen
pelanggan.
CRM (Customer Relationship Management) adalah sistem manajemen yang
secara khusus menangani hubungan antara perusahaan dengan pelanggan dengan
tujuan meningkatkan nilai perusahaan di mata para konsumennya. Untuk mencapai
keunggulan kompetitif dengan fokus pada hubungan pelanggan, organisasi bisnis
memerlukan informasi tentang siapa pelanggan mereka, apa yang pelanggan
inginkan, bagaimana kebutuhan pelanggan mereka dipuaskan dan faktor-faktor lain
yang terkait.
www.undhirabali.ac.id
Komentar
Posting Komentar